|
Akibat Cara Penyalahgunaan |
|
|
|
|
Oleh Administrator
|
|
Dampak narkoba buat kesehatan tidak hanya kecanduan. Narkoba juga bisa merusak organ-organ tubuh. Penyalahgunaan narkoba dilakukan dengan cara ditelan, disedot dengan hidung, dihisap dengan mulut, disuntikan dengan jarum suntik. Semua tergantung jenis narkoba yang digunakan. Dampaknya juga tergantung dari cara penggunaannya. Secara umum terdapat berbagai dampak buruk : Kalau dihisap atau dihirup : Dapat terjadi luka pada rongga hidung dan mulut. Gii geligi akan rusak dan mudah terjadi infeksi dari saluran nafas bawah maupun atas. Kalau disuntikkan :Dapat terjadi infeksi pada tempat penyuntikan seperti abses. Dan yang lebih berbahaya lagi adalah penularan penyakit yang ditularkan melalui darah, terutama bagi mereka yang menggunakan jarum suntik bersamaan dengan teman lainnya. Yang menjadi keprihatinan sekarang ini adalah penyakit Hepatitis C dan HIV/AIDS. Selain itu dampak dari penyalahgunaan adalah semakin banyaknya saraf yang terbakar / putus, yakni sekitar 100 kali dibanding orang normal. Setiap harinya saraf-saraf manusia akan putus, hal tersebut dilihat dari psikologi dan perkembangan manusia dari waktu ke waktu. Misalnya pada lanjut usia, manusia akan memiliki gerak yang lamban. Berdasarkan psikologi perkembangan manusia tersebut, diketahui bahwa pecandu dengan intensitas pemakaian yang tinggi akan menghadapi banyak masalah kesehatan psikologi seperti paranoid. Dampak terburuk dari narkoba adalah kematian. Overdosis atau nama jalanannya ode, merupakan hal yang sangat mungkin terjadi pada pecandu narkoba. Kelebihan dosis akan menyebabkan penekanan pada pusat saraf bernafas sehinga pernafasan akan berhenti. Overdosis pada penggunaan stimulant mudah terjadi karena dosis tidak diatur oleh badan berwenang. Penyebabnya adalah kekurangan cairan (dehidrasi) atau serangan jantung.
|