|
Hal 1 dari 2 Detoksifikasi atau pengeluaran toksin atau racun merupakan upaya menghilangkan pengaruh zat aktif sehingga lepas dari ketergantungan fisik. Sederhananya, tidak "make" lagi dalam waktu tertentu. Caranya dapat spontan (misalnya dengan kemauan sendiri, atau karena ditangkap petugas dan diisolir). Proses ini berjalan 7 - 10 hari atau dengan bantuan media sehingga sakitnya dapat dikurangi. Detoksifikasi bisa dilakukan sendiri tanpa menggunakan jenis obat-obatan yang lain (disebut Cold Turkey). Bisa dilakukan di dalam rumah/ lingkungan tempat tinggal si pecandu yang sudah pulih atau tempat rehabilitasi yang jelas dan yang terpenting tempat itu sangatlah aman. Detoksifikasi juga bisa dilakukan dalam institusi, rumah sakit, pusat perawatan atau fasilitas pemulihan. Detoksifikasi dilakukan dalam 4 tahapan. TAHAP PERTAMA Untuk melakukan detoksifikasi tahap pertama ini dibutuhkan tempat yang aman dan tentunya khusus. Dalam pelaksanaan tahap pertama ini seseorang yang sedang menjalani detoksifikasi harus ditemani, dalam artian menemani ngobro, karena itu sangat membantu kelancaran seseorang menjalani detoksifikasi ini. Dalam kondisi ini seseorang yang sedang menjalani tahapan ini, emosionalnya sangat labil dan mudah menggagalkan proses ini. TAHAP KEDUA Tahap ini biasanya mulai berlangsung pada minggu ketiga dari detoksifikasi awal sampai minggu ke-8. Proses ini biasa disebut sebagai Tahap Krakaw. Dalam tahap ini mulai bangkit dari bayang-bayang gelap dalam dirisi pecandu. Hal-hal yang timbul pada tahap ini, antara lain : rasa bingun, khawatir dan gelisah, benci diri sendiri dan rasa tidak berguna, ditambah frustasi dan rasa bosan, persaan yang terlupakan dan emosi yang yang terpendam yang seolah-olah membeku, hilang ditempat dan waktu yang lain mulai kembali, membangkitkan dan keinginan untuk menggunakan lagi. Perasaan kesepian, rindu kasih sayang, rasa memerlukan ibu, ayah saudara, istri atau suami sering membanjiri dan membuat luka dalam pikiran si pecandu yang saat ini sedang kacau balau. Merindukan rumah, keinginan untuk pulang sering kali datang saat pecandu berada dalam institusi atau fasilitas pemulihan meningkat pad tahapan ini.
Detoksifikasi tahap kedua adalah masa kebingungan yang tidak diketahui oleh si pecandu. Saat ini si Pecandu hidup diantara dua dunia, dunia sebelum dan setelah menjadi pecandu. Disini seluruh hubungan pikiran dan badan nampaknya mentah dan mudah disakiti. Banyak pecandu yang dengan gampang menggunakan lagi (kambuh) selama masa kebimbangan yang menyedihkan ini. TAHAP KETIGA Detoksifikasi tahap ketiga biasanya dimulai sekitar bulan ketiga sampai bulan kelim. Biasanya bisa berlangsung beberapa bulan. Dalam tahap ini terjadi kondisi dimana si pecandu mengalami kondisi lebih kearah emosional. rasa bersalah dan malu mendesak dan meremukkan pikiran dan spirit si pecandu, kegugupan, rasa gelisah, takut, amarah dan dendam seringkali muncul kembali. Emosi dan perasaan menjadi asing atau kacau bersatu menjadi suatu hal menakutkan.
Dalam tahap ini biasanya si pecandu diberikan atau dihadapkan dengan suatu relita dan fakta yang ada, kemudian mencoba menghadapi segala emosi dan perasaan tanpa harus lari. TAHAP KEEMPAT Detoksifikasi tahap keempat terjadi pada bulan ke-8 sampai ke-14 di proses pemulihan. Ditekankan pada mempertahankan program prilaku yang jujur dengan tetap menjadi bersih dan waras atau tenang.
|