header image
October 2008 November 2008 December 2008
Su Mo Tu We Th Fr Sa
Week 44 1
Week 45 2 3 4 5 6 7 8
Week 46 9 10 11 12 13 14 15
Week 47 16 17 18 19 20 21 22
Week 48 23 24 25 26 27 28 29
Week 49 30
Badan Narkotika
Home
Sejarah Badan narkotika
Dasar Hukum
Visi & Misi
Tantangan
Struktur Organisasi
Tentang Narkoba
Pengertian Narkoba
Sejarah Narkoba
Ketergantungan
Jenis Narkoba
Opioid / Candu
Stimulan
Depresan
Halusinogen
Zat Berbahaya Lain
Dampak Narkoba
Akibat Kandungan Kimia
Akibat Cara Pemakaian
Dampak Penyakit
Dampak Ekonomi
Penanggulangan
Detoksifikasi / Bebas badan
Rehabilitasi / Bebas Jiwa
Strategi Penanggulangan
Penanggulangan Overdosis
Peran Individu & Keluarga
Peran Masyarakat / LSM
Peran Pemerintah
Layanan Terapi
Lembaga Pemerintah
Lembaga Swasta / LSM
Statistik Pengunjung
Situs ini telah dikunjungi oleh 69807 pengunjung
Home arrow Peran Individu & Keluarga
Peran Individu & Keluarga PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   

Adalah tanggung jawab pribadi kita untuk mengetahui dan menginformasikan bahaya penyalahgunaan Narkoba, lalu katakan TIDAK terhadap zat-zat ini.  Disamping itu kita perlu hidup dengan sehat secara fisik maupun mental, juga melibatkan diri dalam pergaulan yang sehat.

Keluarga adalah unit masyarakat terkecil.  Keluarga yang sehat dalam arti luas akan menjadi modal utama berkembangnya individu yang sehat fisik maupun mental.  Secara langsung dan tidak langsung ini akan menjadi jaminan penangkal terhadap kesulitan hidup dan keinginan untuk berprilaku beresiko tinggi.  Ini berarti setiap keluarga mempunyai tanggung jawab untuk memelihara keharmonisan keluarganya. 

Kecanduan narkoba bisa menyebabkan satu keluarga terkena penyakit.  Dalam buku "Menghadapi dan mencari solusi terhadap masalahpenggunaan, penyalahgunaan dan adiksi narkoba di sekolah-sekolah di Indonesia", David dan Joice Djaelani Gordon menyebut adiksi adalah penyakit keluarga.

"Bila salah satu pecandu aktif di rumah, maka seluruh keluarga akan ikut terpengeruh dan ikut menjadi sakit.  Seluruh keluarga mulai terpecah, berbeda pendapat, tegang, penuh kemarahan, penuh ketakutan.  Semuanya terpisahkan dari pola dan tingkah laku normal mereka."

Ilustrasi berikut mungkin dapat memperjelas situasi dimaksud : 
Seorang bapak pernah bercerita tentang temannya di Sumatera,  Pak Wijaya (bukan nama sebenarnya).  Pak Wijaya kehilangan keluarganya karena narkoba.  Awalnya keluarga Pak Wijaya adalah keluarga kecil yang bahagia, dengan dua anak  yang sedang mengenyam pendidikan di bangku sekolah menengah.  Suatu ketika anak pertamanya terjebak dalam sebuah pesta ulang tahun yang juga adalah pesta putaw.  Sejak saat itu sang anak menjadi rajin memakai putaw dan tak lama kemudian menjadi ketagihan.  Keadaan ini kemudian diketahui oleh Pak Wijaya dan keluarganya.  Pak Wijaya dan istrinya lalu terlibat pertengkaran yang berkepanjangan.  Ia menyalahkan istrinya yang dikatakan tidak bisa mengasuh anak, sementara istrinya menyalahkannya karena terlalu sibuk, sehingga tak bisa memberikan kasih sayang kepada anak-anaknya.  Kasus ini kemudian berakhir dengan perceraian, sementara sang anak masih tetap asyik dengan putaw-nya hingga kini.

Ilustrasi di atas memberikan gambaran kepada kita bahwa sebuah kesalahan kecil dapat memabawa petaka bagi seluruh keluarga.  Bila sudah begitu disarankan seluruh anggota keluarga agar mencari bantuan pemulihan dan konseling agar penyembuhan dan pemulihan yang langgeng bisa diperoleh dan dicapai.

PERUBAHAN PERILAKU PENYALAHGUNA NARKOBA
Bila masih sekolah, perubahan sikap yang biasanya timbul seperti :
a.   Sering membolos sekolah
b.   Sering keluar kelas dan tidak kembali ke sekolah
c.   Mulai sering berkumpul dengan anak-anak yang tidak beres di sekolah
d.   Sering meminjam uang kepada teman
e.   Menunjukkan sikap tidak pedulian
f.    Teman lama ditinggalkannya
g.   Mudah tersinggung di sekolah
h.   Bila ditanya, sikapnya defensif atau penuh kebencian.

Beberapa perubahan sikap di rumah, seperti :
-    Semakin jarang ikut kegiatan keluarga
-    Berubah temen dan jarang mau mengnalkan teman-temannya
-    Sering pergi malam atau menginap di rumah teman
-    Berubahnya gaya berpakaian dan gaya musik yang disukainya
-    Mulai melupakan tanggung jawab rutinnya di rumah
-    Barang-barang berharga miliknya / keluarga yang dipinjamnya (misal:kamera)
     dilaporkan hilang.  Seringkali tidak dilaporkan sampai ditnyakan, atau dilaporkan
     dipinjam teman atau dicuri orang.
-    Sering mencuri uang dan barang - barang berharga di rumah
-    Sering merongrong keluarganya untuk minta uang dengan berbagai alasan
-    Sering tersinggung dan mudah marah
-    Sering berbohong
-    Menarik diri dan sering mengunci diri di kamar
-    Malas mengurus diri (tidak mau membersihkan tempat tidur, malas mandi,
     sering tidur, malas menggosok gigi, kamar berantakan, malas membantu).

 

 
Login Anggota





Lupa Password?
Belum terdaftar? daftar


Jajak Pendapat
Setujukah anda Pengedar Narkoba dihukum Mati
 
Pengunjung Online